Sholawat “Dongkrak”

Sudah lazim di masyarakat Indonesia khususnya Jawa, tradisi kenduri baik tahlilan, walimah, maupun pengajian. Dalam acara kenduri tersebut ada beragam warga yang datang, ada beragam makanan tersaji, ada beragam jabatan yang datang mulai dari kepala desa sampai keparat desa.

Biasa sudah dalam masyarakat dalam kenduri itu diisi dengan acara baca diba’, tahlil dan lain-lain. selanjutnya ditutup dengan doa dan di akhiri dengan beraneka sajian yang dihidangkan kepada para undangan. diikuti pembagian bungkusan berkat (oleh-oleh dalam kenduri)..

dan endingnya… Allohumma sholli ‘alaa Muhammad….. (diteriakkan satu atau beberapa orang) yang disahuti oleh lainnya. Allohumma sholli wa sallim alaihi… 

Menurut satu rekan inilah Sholawat Dongkrak (sholawat untuk membangunkan orang yang sudah makan dalam kenduri). 

Timbul bermacam pertanyaan :

Apakah tidak akan bangun orang-orang yang kenduri tanpa sholawat?

Apa tidak ada cara lain untuk membuat mereka bangun?

Apa baik sholawat dijadikan alat membubarkan majelis?

Bagaimana menurut anda???

0 comments:

Post a Comment